Telkom Peduli

Kandatel Riau Kepulauan Kucurkan Kredit Usaha 1,143 M

Datel Rikep kembali mengucurkan kredit lunak kepada para pengusaha kecil dan menengah yang berada di Kepulauan Riau. Total kredit lunak yang disalurkan kepada 63 mitra binaan di Batam dengan jumlah Rp. 858 juta, 13 mitra di Dabo Singkep (Rp. 205 juta), dan mitra dari Tanjungpinang (Rp. 80 juta) sebesar Rp. 1,143 Milyar. ”Kredit lunak dengan jumlah Rp. 1,143 M ini disalurkan kepada 82 mitra binaan PT TELKOM yang ada di Kepulauan Riau,” kata Munir, Asman Community Development Centre Kandatel Rikep saat menyampaikan laporannya di Graha TELKOM Batam, (19/3).

Munir kemudian menjelaskan secara rinci jenis usaha 82 mitra binaan TELKOM yang mendapat kucuran kredit pada Triwulan I 2008 ini, antara lain 10 mitra di bidang perindustrian sebesar Rp. 140 juta, 51 mitra usaha perdagangan (Rp. 705 juta), 2 mitra usaha peternakan (Rp. 20 juta), 2 mitra usaha perkebunan (Rp. 20 juta) dan 17 mitra usaha jasa (Rp. 258 juta). ”Pinjaman ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah modal usaha,” katanya. Mudah-mudahan usahanya maju dan cicilannya lancar tanpa menunggak. Karena bila menunggak maka calon pengusaha lainnya akan terhambat juga untuk mendapatkan kredit lunak ini, ucapnya menambahkan.

Penyaluran kredit lunak PT TELKOM kepada kalangan masyarakat yang memiliki usaha kecil dan menengah merupakan tujuan Corporate Social Responsibility PT TELKOM untuk membangun masyarakat menjadi tangguh dan mandiri sehingga lingkungan masyarakat di sekitar menjadi baik dan sejahtera. ”Dengan adanya penyaluran kredit dalam program kemitraan PT TELKOM ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Manager General Support Khairul Fahmi saat memberikan paparan dan pembekalan kepada mitra binaan. Selain program kemitraan, TELKOM ikut serta juga dalam program pembinaan lingkungan melalui bantuan bencana alam, dana pendidikan, kesehatan, prasarana umum dan rumah ibadah.

Disebutkan Fahmi, dana kredit mitra usaha ini berasal dari laba bersih PT TELKOM setelah dikurangi pajak yang telah disisihkan sebesar 1% hingga 3%. Selain itu, sumber dana kredit ini juga berasal dari pengembalian pinjaman mitra. ”Dana ini merupakan dana bergulir. Artinya semakin lancar pengembalian pinjaman maka akan semakin banyak pula dana yang disalurkan TELKOM dalam periode mendatang,” kata Fahmi. Oleh karena itu, saya menghimbau agar para mitra binaan TELKOM disiplin membayar cicilan karena akan membantu masyarakat lain yang sangat membutuhkan. Disamping pinjaman modal kerja dan atau investasi, bentuk program kemitraan lainnya yang akan diberikan kepada mitra binaan TELKOM yakni bantuan pendidikan dan pelatihan, penyuluhan/konsultasi, penelitian dan riset. ”Bantuan pemasaran produk mitra binaan melalui promosi dan pameran juga diberikan,” katanya lagi.

Dana yang dikucurkan PT TELKOM untuk mitra usaha sudah berlangsung sejak tahun 2002 lalu. Total jumlah dana usaha yang dikucurkan hingga akhir 2007 berjumlah Rp. 15, 550 Milyar. Rata-rata tingkat pengembalian kredit berkisar 90% hingga saat ini.