Usaha kecil dan menengah sebagai penopang ekonomi nasional perlu mendapat dukungan dari Pemerintah. Di bawah ini adalah update terbaru dari kegiatan TELKOM dalam rangka pembinaan usaha kecil dan menengah.
Menindaklanjuti kesepakatan antara TELKOM dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI JAYA) beberapa waktu yang lalu, diselenggarakan seminar sehari bertema IT Solution
Setelah berhasil menciptakan jejaringan kerja di Persaman Besakih dan Wantilan Pura Jati di Batur, kini Telkom bersama Kelompok Media Bali Post (KBM) kembali memfasilitasi kegiatan motivasi dan jejaringan kerja.
TELKOM mengadakan pertemuan dengan para pengelola Warung Internet (Warnet) di Kota Sumedang dalam rangka meningkatkan hubungan yang saling menguntungkan antara warnet dan TELKOM.
Akhir Tahun 2009, masyarakat Kota Denpasar disuguhi hiburan meriah “Denpasar Festival 2009” di kawasan Gajah Mada dan Catur Muka Puputan Badung, Denpasar-Bali yang berlangsung selama empat hari mulai Hari Senin 28 Desember 2009.
CSR adalah Alat yang Ampuh untuk Meningkatkan Taraf Hidup Rakyat. “Untuk itu perlu melakukan Sinergi antar Perusahaan yang Menerima Penghargaan dengan Stimulasi Ekonomi bagi Strata Rendah, akan Meningkat dengan dukungan Modal berbunga Rendah.
TELKOM Kandatel Riau Kepulauan (Rikep) kembali mengucurkan kredit UKM menjelang akhir tahun 2009. Tidak tanggung-tanggung, TELKOM kali ini menyalurkan pinjaman lunak sebesar Rp. 1,735 M kepada 105 pengusaha mikro, kecil dan menengah.
TELKOM, sesuai dengan transformasi perusahaan yang kini memasuki portfolio bisnis TIME (Telecommunication, Information, Media & Edutaintment), melalui anak perusahaannya PT Metranet meluncurkan institusi bisnis bernama Mojopia.
Kediri, 16 Oktober 2009 - TELKOM Kantor Cabang Telkom (Kancatel) Kediri mengembangkan skema bisnis content partnership small and medium enterprises (SME) atau UKM, yang untuk tahap awal diinisiasi pada tanggal 27 Juli 2009.
Pameran ini dibuka oleh Menteri Negara BUMN, Rabu (18/2), dan merupakan agenda Forum Komunikasi PKBL Kementerian Negara BUMN. Jumlah peserta pameran terdiri dari UKM dari seluruh Indonesia binaan BUMN dengan jumlah kurang lebih 415 perusahaan dengan target pengunjung sebanyak 50. 000 orang.