Surabaya, 12 Desember 2009 - Sebanyak kurang lebih 400 guru, siswa-siswi dan undangan dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Kota Surabaya mengikuti sosialisasi Implementasi program Internet Sehat dan Aman (INSAN) yang digagas pertengahan Nopember lalu oleh Menteri Negara Komunikasi dan Informatika RI, Tifatul Sembiring. Acara yang bertajuk Diskusi dan Workshop Perlindungan Anak dan Perempuan dari Dampak Negatif Internet ini diadakan oleh TELKOM Divisi Regional (Divre) V di Balairung TELKOM Divre V, Surabaya, 12 Desember 2009.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Depdiknas Surabaya Sahudi, Senior Manager Broadband Divisi Multimedia TELKOM Ahmad Alexandra Riza, Senior Manager Marketing and Sales Divre V Gatot Indra Anggradi dan Ketua Asosiasi Warnet Indonesia (AWARI) Irwin Day. Acara juga didukung dengan adanya akses internet Speedy gratis untuk anak-anak sekolah yang menjadi peserta.
Program INSAN direalisasikan TELKOM yang bekerjasama dengan AWARI dalam bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) DNS (Domain Name Server) Nawala. DNS-Nawala merupakan sistem non profit penyaring penggunaan internet di seluruh Indonesia.DNS (Domain Name System) Nawala ini bisa digunakan secara gratis oleh pengguna internet yang membutuhkan konten terseleksi terutama dari konten yang mengandung pornografi dan perjudian. Selain itu, DNS Nawala juga akan memblokir situs internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.
DNS Nawala sejak awal dirancang untuk menerima masukan langsung dari komunitas internet dan masyarakat umum yang menjadi pengguna fasilitas ini. Masukan inilah yang ditelaah oleh Tim Nawala Project untuk menentukan apakah sebuah situs layak di filter atau tidak. Jadi pengguna internet dapat mengusulkan kandidat situs black list seandainya menjumpai konten negatif yang belum terblokir.
Cara menggunakan fasilitas DNS Nawala ini cukup mudah yaitu dengan melakukan perubahan konfigurasi IP DNS ke alamat IP:180.131.144.144 (primary) dan 180.131.145.145 (secondary).