Program Co-op (Cooperative Academic Education) merupakan program belajar bekerja terpadu yang dilaksanakan oleh TelkomGroup (Telkom, Telkomsel dan Infomedia) yang bekerja sama dengan dunia pendidikan. Program ini guna mewujudkan suasana sinergis antara lembaga pendidikan, penelitian dan riset serta dunia industri. Untuk tahun 2010, tercatat 1.317 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta di Indonesia mengikuti seleksi program Co-op Telkom Group 2010 Reguler dan UMKM Binaan (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).
Semua calon peserta program ini merupakan mahasiswa S1 yang harus memenuhi berbagai persyaratan. Persyaratan umum bagi peserta program ini yaitu telah menempuh minimal Semester VI atau telah menyelesaikan minimal 110 SKS pada jurusannya dan persyaratan khusus yang ditentukan oleh perguruan tinggi masing-masing.
Pembukaan Program Co-op TelkomGroup Tahun 2010 berlangsung, Selasa (1/6) di Ruang Infokom, GKP Telkom Lantai-8, Jl. Japati, Bandung. Pembukaan acara ini dihadiri oleh Pgs Deputy SGM HR Center, Teuku Zilmahram, SM Kemitraan CDC, Harmon Yero, SM HR Area III Jabar, Yanti Iswari, Wakil Rektor I IT Telkom, Heru Wiyanto, Sekjen DPPK (Dewan Pengembangan Program Kemitraan), Gendut Suprayitno, serta perwakilan dari beberapa universitas seperti ITB, IT Telkom, Unpad, Universitas Widyatama dan sebagainya.
Saat menyampaikan laporannya, Sekjen DPPK mengatakan bahwa seleksi Program Co-op Tahun 2010 berlangsung dari 5 April – 12 Mei 2010. Program ini diikuti 66 PTN dan Swasta di 32 kota, mulai dari Universitas Syiah Kuala (Banda Aceh) hingga Universitas Cendrawasih, Jayapura. Proses seleksinya dibagi menjadi beberapa area meliputi Area Jakarta-Bandung, Area Sumatera dan Jawa (di luar Jakarta–Bandung), Area Kalimantan, Area Makassar, Area Denpasar dan Area Papua. Setelah melalui beberapa seleksi, dari 1.317 pendaftar, sebanyak 505 mahasiswa dinyatakan lulus.
Program Co-op ini akan dilaksanakan selama tiga bulan penuh dari tanggal 1 Juni – 31 Agustus 2010. program sengaja dilaksanakan pada saat liburan semester agar tidak mengganggu agenda akademik peserta. Sementara itu, dibandingkan dengan tahun 2009, peserta Co-op tahun 2010 meningkat hampir 100%. “Telkom telah memberikan kesempatan proses belajar bekerja, tunjukkan dengan hasrat yang tinggi. Tingkatkan kecepatan dan ketepatan karena Telkom bergerak di bidang layanan. Tunjukkan diri kalian sebagai generasi yang percaya diri, kembangkan komunikasi, terus belajar dan jangan segan bertanya kepada mentor serta kenali teman di lingkungan kerja,” tambah Supriyanto.
Sementara itu Wakil Rektor I IT Telkom yang mewakili perguruan tinggi, dalam sambutannya mengatakan bahwa di IT Telkom yang dapat mengikuti program Co-op adalah mahasiswa yang siap melaksanakan wisuda. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat diberikan penugasan maksimal selama tiga bulan penuh. “Diharapkan seluruh peserta dapat mendukung proses bisnis di Telkom di era TIME ini,” ujar Heru.
Menurut SM Kemitraan CDC, Program Co-op Telkom Group Tahun 2010 memberikan kesempatan untuk mengasah dan menguji bakat enterpreneur dan merupakan sinergi antara TelkomGroup, Perguruan Tinggi dan UMKM Binaan Telkom. ”Ini merupakan proses pembelajaran untuk melihat seperti apa kondisi bisnis serta untuk berlatih menjadi enterpreneur, sekaligus memperkecil gap antara dunia kampus dengan dunia kerja di lapangan,” jelasnya.
Disebutkan bahwa bila pada Program Coop tahun lalu, yang memilih UMKM binaan 'hanya' 20 peserta, maka di tahun 2010 ini meningkat tajam menjadi 100 peserta. Dengan memilih program tersebut diharapkan munculnya perilaku positif bagi mahasiswa akan dunia usaha, membangun paradigma baru bagi mahasiswa untuk berwira usaha serta bagaimana melakukan kegiatan pengembangan bidang produksi, administrasi dan pemasaran. Bahkan diharapkan pula mahasiswa dapat berfungsi sebagai konsultan di UMKM binaan.
Pembukaan Program Co-op Telkom Group Tahun 2010 ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh SM career Development HR Center kepada tiga perwakilan mahasiswa, yaitu Dipta Mahardika, Fadhilah Utami dan Candra Yuwanto. Program Co-op merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) TelkomGroup untuk dunia pendidikan, oleh karena itu mahasiswa yang telah mengikuti Program Co-op serta memiliki prestasi terbaik akan ditawarkan untuk mengikuti seleksi rekrutmen calon karyawan TelkomGroup sesuai kompetensi yang dibutuhkan. ”Di sini, mahasiswa dapat merasakan dunia kerja yang sesungguhnya sekaligus menerapkan ilmu yang didapatkan di kampus. Selain itu peserta dapat memiliki pola berpikir yang baik, bila ada masalah diidentifikasi dan kemudian ditemukan solusinya. Jangan segan untuk memberikan masukan kepada Telkom,” terang Zilmahram. ***HR Communication