Program CSR Bangun Kecerdasan Bangsa "Bagimu Guru Ku Persembahkan" Kerjasama Telkom dengan Harian Umum Republika yang telah berjalan selama 4 tahun ini merupakan salah satu upaya Telkom dalam membangun dan menciptakan dunia pendidikan yang bermutu. Menurut Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih saat memberikan materi kuliah umum di Candisari, Karanganyar, Kebumen, Kamis (24/6), menyatakan bahwa program CSR ini diakuinya turut menciptakan generasi bangsa yang bermutu.
Rustriningsih berharap dari pelatihan ini dapat membentuk karakteristik guru di Jawa Tengah khususnya Kabupatem Kebumen. Ia juga menyadari bahwa pemerintah daerah dengan anggaran yang terbatas tidak mungkin bisa memberikan pelatihan serupa kepada semua guru di Jawa Tengah. Selain pelatihan, menu rut Rustriningsih, yang dibutuhkan oleh dunia Pendidik adalah sistem pembinaan dan rekrutmen yang sesuai dengan profesi guru.
Selain itu, Srikandi dari Kebumen ini sangat men support kegiatan yang dapat membuat guru lebih maju. “Mudah-mudahan program CSR Bagimu Ku Persembahkan kerjasama Telkom dengan Harian Umum Republika dapat terus berjalan terus dan tidak berhenti pada tahun ini. Membangun pendidikan yang bermutu merupakan tugas mulia seorang guru, harapan itu ditaruh di pundak para pendidik,” harapnya. Ia juga meminta kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat menyerap seluruh materi yang disampaikan karena seorang guru adalah tokoh panutan murid jadi seorang guru harus bias menjadi seorang inspirator bagi muridnya.
Sementara itu Vice Presiden (VP) Public & Marketing Communication (PMC) Telkom, Eddy Kurnia menyatakan bahwa wujud kepedulian adalah Telkom adalah yang bersifat mendasar, dan hal yang paling mendasar adalah dunia pendidikan. Karenanya CSR Telkom fokus terhadap dunia pendidikan dan guru sebagai urat nadinya. Untuk itu Eddy menghimbau kepada para guru agar jangan pernah merasa kecil dengan profesi mulianya, karena tidak akan ada tokoh di Negara ini jika tidak ada guru yang mendidiknya, katanya.
Profesi mulia sebagai seorang guru dibutuhkan 3 substansi dasar yang harus dimiliki, yang pertama adalah peningkatan ilmu pengetahuan. Karena dengan meningkatkan ilmu pengetahuan maka seorang guru dapat menambah wawasannya dan terus meningkat. Untuk meningkatkan pengetahuan tersebut menurut VP PMC, dapat dilakukan dengan mudah melalui akses internet. Substansi dasar yang kedua adalah seorang guru harus memiliki kepribadian yang patut menjadi contoh bagi murid. Sedangkan yang ketiga adalah aspek komunikasi, mengapa komunikasi? Karena sebagai seorang guru harus dapat menyampaikan materinya secara communicative agar dapat dicerna dan pahami muridnya, ujar Eddy.
Pelatihan yang dikemas secara interactive, bertujuan agar para guru dapat melakukan tanya jawab langsung dengan pemateri. Program ini juga diharapkan dapat mencari contoh bagi perusahaan lain di Indonesia dan diharapkan program ini dapat di respon positif oleh para guru. Mudah-mudahan niat baik kita semua dapat membuat Indonesia lebih baik dan maju lagi, imbuh Eddy Kurnia.