“Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ITC) yang sangat pesat menjadi salah satu tolok ukur dalam pembangunan sebuah bangsa. Sebagai upaya dalam meningkatkan dinamika bangsa, ICT diharapkan menjadi driver dalam ketertinggalan kita terhadap bangsa lain,” demikian disampaikan GM CS Area IV Jawa Tengah & DIY, Teguh Widodo, saat membuka CSR ”Bagimu Guru Kupersembahkan”. Event ini diselenggarakan dalam rangka membangun kecerdasan bangsa angkatan 10 tahap IV di Kandatel Kudus, Kamis (5/8).
Menurut Teguh, kegiatan ini merupakan sebuah synergy yang sangat baik antara Telkom dan Harian Umum Republika serta komunitas Guru, khususnya Kabupaten Kudus. “ICT yang telah menjadi salah satu daya saing diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru di Kabupaten Kudus. Kegiatan pelatihan ini juga diharapkan dapat menekan kesenjangan kemampuan ITC Guru dengan murid, khususnya dalam dunia internet,” katanya.
“Sebagai perusahan Telekomunikasi, Informasi, Media dan Edutainment (T.I.M.E) yang masih milik bangsa Indonesia atau berbendera merah putih, Telkom menjadi motor penggerak dalam membangun dan mencerdaskan bangsa, salah satunya dengan kegiatan ini,” ujar Deputy GM CS Area IV. Untuk itu ia berharap para guru dapat memanfaatkan kegiatan ini agar dapat berinteraksi dengan dunia.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi, Mas’ud, SH.,MA., yang mewakili Bupati Kudus berharap para peserta yang terpilih dapat mengambil semua manfaat dan ilmu dari pelatihan ini. “Kurangnya sarana pendidikan menjadi kendala dalam pembangunan bidang pendidikan, khususnya di Kabupaten Kudus,” katanya saat membuka pelatihan “Bagimu Guru Kupersembahkan” angkatan 10 tahap IV itu.
“Bagimu Guru Kupersembahkan” merupakan buah dari kerja sama Telkom dan Harian Umum Republika yang diharapkan dapat mengangkat kualitas guru, khususnya di Kabupaten Kudus. “Sehingga kebijakan wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan pemerintah dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dengan adanya tenaga pengajar yang berkualitas juga,” ujar Mas’ud.
Melihat materi yang diberikan dalam pelatihan ini, Mas’ud menilai kegiatan ini bukan hanya dapat meningkatkan kemampuan guru, tetapi juga dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan guru sebagai tenaga pengajar. Dalam kesempatan ini ia juga berharap kegiatan ini dapat dirasakan oleh seluruh komponen guru yang ada di Kabupaten Kudus.