Surabaya, 7 Juli 2007 – Di tengah iklim persaingan antaroperator yang sangat ketat dewasa ini, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk memandang perlu untuk menumbuhkan semangat sinergi di antara seluruh karyawan yang bekerja di lingkungan Telkom Group. Dengan jumlah karyawan mencapai kurang lebih 30.000 yang tersebar di seluruh Indonesia, dibutuhkan daya rekat yang tinggi untuk menciptakan kekuatan Telkom sebagai sebuah Group yang ingin memenangkan persaingan bisnis ICT (Information and Communication Technology) di Indonesia. Vice President Public and Marketing Communication Eddy Kurnia mengatakan, fakta itulah yang antara lain mendorong diselenggarakannya Pekan Olah Raga dan Kesenian (Porseni) Telkom Group yang akan berlangsung pada tanggal 8 s.d 14 Juli 2007 di Kediri, Jawa Timur. Selain menggelar pertandingan aneka cabang olah raga, Porseni juga akan diisi oleh serangkaian kegiatan seni serta Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurut rencana Porseni Telkom Group 2007 akan dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh di Stadion Brawijaya Kediri pada Minggu 8 Juli 2007 mulai pukul 09.00 WIB. Acara pembukaan akan didahului dengan kegiatan Jalan Santai yang diikuti 10.000 peserta lebih, serta pembukaan pameran produk perusahaan dalam lingkup Telkom Group serta industri mitra binaan Telkom. Menyertai kegiatan ini, Telkom rencananya akan menyerahkan bantuan kepada Pesantren Lirboyo di Kediri pada 9 Juli 2007, sebagai salah satu implementasi program Corporate Social Responsibility Telkom.
Khusus Menurut Eddy Kurnia, Porseni Telkom sebenarnya merupakan acara yang secara reguler diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Namun, lanjutnya, Porseni kali ini terasa sangat khusus karena melibatkan bukan hanya karyawan Telkom, melainkan juga para karyawan anak-anak perusahaan di lingkungan Telkom Group. “Kami yakin, melalui wahana informal seperti Porseni, kekompakan dan sinergi di lingkungan Telkom Group bisa terus ditumbuhkan. Karena jumlahnya yang besar, banyak di antara karyawan yang tidak saling mengenal satu sama lain, sehingga dikhawatirkan hal itu akan berpengaruh pada jalinan kerjasama yang tidak maksimal antar mereka di lapangan,” jelas Eddy. Telkom yang 51,2% sahamnya dimiliki Negara ini memiliki kepemilikan saham mayoritas di 9 anak perusahaannya yang meliputi Telkomsel (65%), PT Indonusa Telemedia (95,68%), PT Infomedia Nusantara (51%), PT Graha Sarana Duta (99,99%), PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (99,99%), PT Dayamitra Telekomunikasi (99,99%), PT Multimedia Nusantara (99,99%), PT Napsindo Primatel International (60%), dan PT Pramindo Ikat Nusantara (99,99%). Selain itu, Telkom juga tercatat memiliki saham di beberapa perusahaan lain, yaitu PT Batam Bintan Telekomunikasi (5%), PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN)(22,38%), PT Pembangunan Telekomunikasi Indonesia (3,18%), PT Citra Sari Makmur (25%), dan PT Patra Telekomunikasi Indonesia (40%). Saat ini Telkom merupakan operator ICT terbesar di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar mayoritas untuk setiap segmen layanan utamanya, yaitu fixed wireline (99%), fixed wireless (69%), broadband access (65%), dan seluler (56%). Di tengah iklim kompetisi bisnis telekomunikasi yang sangat ketat Telkom terus berusaha mempertahankan posisinya sebagai market leader bisnis ICT. Telkom mengelola tak kurang dari 50 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Tuntutan Sinergi dan Kompetisi Dengan ukuran yang serba besar, Telkom dituntut untuk tetap lincah dalam menjalankan bisnisnya. Hal itu menurut Eddy Kurnia, dengan sendirinya menuntut sinergi dan kekompakan yang luar biasa dari para SDM-nya. Dalam kerangka inilah, demikian Eddy, ajang Porseni sangat baik untuk menanamkan semangat kompetisi sekaligus kekompakan dan kebersamaan. ”Melalui Porseni semangat bersinergi dan jiwa kompetisi jajaran Telkom akan lebih terasah,” tambahnya. Tentang mengapa kota Kediri yang dipilih sebagai tempat penyelenggaraan, Eddy mengatakan kota ini memiliki berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Porseni TELKOM Group 2007. TELKOM Group juga ingin berpartisipasi dalam merayakan HUT Kota Kediri yang memasuki usia 1.128 tahun pada 27 Juli 2007 mendatang.
Pertimbangan lain, Telkom menilai kota Kediri yang dikenal juga sebagai kota kretek itu memiliki posisi yang cukup penting bagi pengembangan dan penetrasi produk-produk Telkom. ”Melalui Porseni 2007 Telkom ingin tetap menjaga dan bahkan meningkatan market share Telkom di Kediri,” tambah Eddy Kurnia. Untuk itu, Telkom juga menyelenggarakan pameran yang menampilkan berbagai produk dan layanan Telkom beserta anak-anak perusahaannya. ”Porseni merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengkomunikasikan berbagai hal tentang Telkom,” tambahnya.
Penyelenggaraan Porseni Telkom Group di Kediri diharapkan menjadi atraksi menarik bagi warga Kediri. Acara akan diikuti oleh ribuan peserta dari 10 kontingen yang meliputi TELKOM area Sumatera, area DKI Jakarta, area Jawa Barat dan Banten, area Jawa Tengah, area Jawa Timur, area Kalimantan, area Indonesia Kawasan Timur, kontingen Kantor Perusahaan, Telkomsel, dan kontingen gabungan anak perusahaan lainnya seperti Infomedia Nusantara, Graha Sarana Duta, Indonusa Telemedia (Telkomvision), TELKOM Indonesia International, Metra, Finnet, dan Pramindo.
Porseni TELKOM Group 2007 akan mempertandingkan berbagai cabang olah raga dan kesenian seperti bulutangkis, bolavoli, tenis meja, tenis lapangan, catur, bridge, biliar, menembak, sepak bola dan seni suara. Seluruh peserta Porseni TELKOM Group 2007 adalah karyawan dan pensiunan TELKOM Group. Meski demikian, Porseni TELKOM Group 2007 akan pula melibatkan masyarakat sekitar dalam beberapa kegiatan seperti Jalan Santai saat pembukaan, pameran produk dan industri mitra binaan sepanjang pelaksanaan PORSENI, serta hiburan musik yang mendatangkan grup band terkenal “Padi” saat penutupan nanti.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan berbagai pihak terutama pemerintah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri atas rencana penyelenggaraan kegiatan Porseni TELKOM Group 2007. Kami pun dengan setulus hati mengundang masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya untuk turut menyaksikan dan memeriahkan Porseni TELKOM Group 2007 ini,” ujar Eddy Kurnia.
Tentang PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), merupakan penyelenggara jasa dan jaringan InfoCom terbesar di Indonesia, yang memiliki berbagai bidang usaha: Mobile Cellular (Telkomsel), Fixed Wireless Phone (Flexi), Fixed Wire Line Phone, Data dan Internet (Multimedia), CallCenter & Directory Service (Infomedia), ePayment & eDoc Exchange Service (Finnet), Satellite, Jasa layanan Content dan nilai tambah lainnya. Saat ini, 51,19% saham Telkom dikuasai pemerintah RI dan 48.81% dimiliki publik. Selain di Bursa Efek Jakarta, saham Telkom tercatat di New York Stock Exchange (NYSE) dan London Stock Exchange (LSE), sedangkan di Tokyo melalui Public Offering Without Listing (POWL). Kapitalisasi pasar Telkom mencapai sekitar 17% total kapitalisasi pasar di Bursa Efek Jakarta (BEJ).
Telkom merupakan pemegang mayoritas saham di 9 perusahaan, termasuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), yang menguasai pangsa pasar industri seluler di Indonesia. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Sahan Telkom pada tanggal 29 Juni 2007 lalu, laba bersih konsolidasian TELKOM pada tahun 2006 meningkat lebih dari Rp 3 triliun menjadi Rp. 11 triliun lebih, atau tumbuh sebesar 38% dibandingkan tahun 2005.
Dari tahun ke tahun kontribusi Telkom Group kepada negara terus meningkat, baik melalui dividen, pajak dan pendapatan negara bukan pajak. Tahun 2003 total nilai kontribusi Telkom Group kepada Negara tercatat Rp 10,25 triliun, nilai itu meningkat menjadi Rp 12,03 triliun di tahun 2004, Rp 14,48 triliun di tahun 2005, serta diperkirakan menjadi Rp 19 triliun lebih di tahun 2006.
Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :
Eddy Kurnia Vice President Public and Marketing Communication PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Tel. 62-22-4527455 Fax. 62-22-4521411 Email : eddy_k@telkom.co.id Website : www.telkom.co.id;