Yogyakarta, 19 Januari 2012 – PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) menyerahkan hasil pembangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Bronggang Baru, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY); Asrama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Salam; Kabupaten Magelang dan renovasi SD Negeri 2 Balerante, Kabupaten Klaten masing-masing berada di Provinsi Jawa Tengah. Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah bersama-sama dengan mitra kerja TelkomGroup secara simbolis menyerahkan ketiga fasilitas pendidikan tersebut kepada Pemerintah Provinsi DIY serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Pemkab Magelang dan Pemkab Klaten dalam suatu acara khusus di desa Bronggang, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Kamis 19 Januari 2012.
Head of Corporate Communication and Affair Telkom, Eddy Kurnia mengatakan penyerahan fasilitas pendidikan tersebut merupakan salah-satu kepedulian Telkom kepada dunia pendidikan di Indonesia. “Dengan selesainya pembangunan kembali gedung sekolah dan asrama pelajar tersebut, Telkom berharap tidak hanya kembalinya proses belajar-mengajar secara normal tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di tiga sekolah tersebut, sekaligus meningkatkan prestasi siswa,” demikian Eddy Kurnia.
Biaya pembangunan kembali dan renovasi gedung sekolah serta asrama tersebut diperoleh dari TelkomGroup, Mitra Kerja TelkomGroup serta Donasi 5000 dan *811# pelanggan Telkomsel dan Donasi 5000 pelanggan Telkom Flexi. Keseluruhan biaya pembangunan dan renovasi gedung pendidikan tersebut adalah Rp 2,92 Milyar.
Dikatakan Eddy Kurnia, bencana alam yang terjadi di Indonesia, termasuk letusan Gunung Merapi pada 2010 menyebabkan kegiatan belajar mengajar sekitar Gunung Merapi terganggu karena sebagian besar gedung sekolah rusak bahkan hancur terkena letusan Merapi. Menyadari kondisi tersebut, TelkomGroup beserta Mitra Kerja dan masyarakat yang disalurkan melalui donasi yang telah disebutkan di atas, berinisiatif menggalang dana untuk meringankan penderitaan warga yang terkena letusan Merapi.
Program penggalangan dana dimaksud berhasil menghimpun dana sebesar Rp 8,9 miliar yang terdiri dari Mitra Kerja TelkomGroup sebesar Rp 7,9 miliar; Donasi 5000 dan *811# pelanggan Telkomsel sebesar Rp 787,5 juta. Khusus donasi yang melalui Telkomsel, sebesar Rp 100 juta telah disalurkan melalui PMI Pusat sehingga donasi yang disalurkan untuk membangun dan merenovasi sekolah serta asrama menjadi sebesar Rp 687,5 juta; Donasi 5000 pelanggan Telkom Flexi sebesar Rp 319,4 juta.
“Telkom terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan manfaat lebih, tidak hanya sekedar menjalankan bisnis saja tetapi juga berusaha menebar kemanfaatan bagi masyarakat dan lingkungan, khususnya dunia pendidikan,” ujar Eddy Kurnia. “Dengan bantuan ini kami berharap bisa berkontribusi untuk memajukan pendidikan dan berharap agar para siswa dapat memanfaatkannya dengan maksimal,” tambahnya.
Selain di Jawa Tengah dan Yogyakarta, dana yang terkumpul tersebut juga dipergunakan untuk membangun gedung sekolah baru SD YPK Rado di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua yang rusak akibat bencana banjir bandang dan SMP 1 Bosua Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai yang terkena tsunami. “Saat ini pembangunan SD di Wasior sudah mencapai 70% dan diharapkan dapat diselesaikan selambatnya April 2012. Khusus untuk SMP di Kepulauan Mentawai, saat ini sedang dilakukan survey ulang karena Pemkab Kepulauan Mentawai memindahkan lokasi dan peruntukannya” Eddy Kurnia menjelaskan.
Selain bangunan fisik sekolah, Telkom juga melengkapi bangunan sekolah baru itu dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk akses internet cepat Speedy yang diharapkan akan membantu kelancaran proses belajar mengajar dan meningkatkan pemahaman para siswa mengenai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.
SD Negeri Bronggang Baru, Sleman SD Negeri Bronggang Baru yang berdiri sejak 1977 memiliki 154 siswa ini merupakan sekolah favorit di daerah Sleman karena banyak siswanya yang berprestasi. SD Negeri Bronggang Baru sebelumnya berada di lokasi yang sangat dekat dengan aliran lahar panas, pada saat terjadi erupsi seluruh siswa mengungsi bersama orangtua mereka. Selama di pengungsian proses belajar dilakukan dengan cara menitipkan anak didik ke sekolah-sekolah terdekat dari tempat pengungsian sedangkan para guru tetap melakukan pendampingan dengan cara berkeliling ke sekolah-sekolah tempat siswa dititipkan.
Guna mengembalikan ke suasana normal, Telkom membangun kembali 6 ruang kelas, 1 ruang guru, 1 laboratorium komputer, 1 ruang perpustakaan, musholla, kamar mandi/WC, penataan halaman sekolah dan tempat upacara serta meubeler, meja, kursi, lemari untuk 252 siswa,. Luas tanah SD Negeri Bronggang Baru 2.000 m2 dengan luas bangunan 544 m2. Selain itu Telkom juga melengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti papan tulis, local area network (LAN) Internet, listrik, bangunan parkir sepeda dan gapura sekolah.
SD Negeri 2 Balerante, Klaten Sekolah dasar ini terletak di Jalan Raya Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. Sebanyak 3 lokal kelas saat ini telah dibangun kembali untuk menampung tidak kurang dari 103 siswa. Fasilitas sekolah yang juga dibangun kembali, antara lain dua kamar mandi dan WC, satu rumah dinas guru lengkap dengan kamar mandi/WC. Adapun luas bangunan SD Negeri 2 Balerante sekitar 234 m2.
Guna memperlancar kegiatan belajar-mengajar, Telkom menambahkan berbagai fasilitas pendukung, antara lain: meubeler, meja, kursi, lemari untuk 41 siswa, penataan kembali halaman dan tempat upacara serta gapura sekolah.
Asrama SMKN-1 Salam, Magelang Akibat letusan Gunung Merapi, salah satu fasilitas pendukung pendidikan di SMKN-1 Salam, Magelang mengalami kerusakan berat. Oleh karena itu Telkom berinisiatif membangun kambali bangunan asrama SMKN-1 Salam yang terletak di Jalan Krapyak, Seloboro, Salam, Magelang. Dengan diresmikannya gedung asrama yang baru tersebut, sebanyak 32 siswa kembali dapat menghuni asrama.
Selain bangunan asrama, Telkom melengkapinya dengan ruang tamu, delapan kamar mandi/WC dan satu ruang dapur dengan total luas bangunan 234 m2. Fasilitas pendukung lain yang disediakan oleh Telkom adalah 60 tempat tidur, lemari dan penataan akses masuk asrama dengan menggunakan konstruksi paving block.
Untuk Keterangan Lebih Lanjut, hubungi :
Agina Siti Fatimah Operation Vice President Public Relations PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Phone : 62-22-4527455 Fax : 62-22-4521411 e-mail : corporate_com@telkom.co.id Website: www.telkom.co.id