Jakarta, 6 Januari 2011 – Sehubungan dengan munculnya beberapa pemberitaan di berbagai media massa mengenai instalasi layanan internet oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) untuk RT dan RW di Kota Surabaya, Eddy Kurnia, Head of Corporate Communication and Affair Telkom menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang sangat positif untuk meningkatkan layanan publik melalui ICT di lingkungan Pemkot tersebut. Telkom mendapatkan pekerjaan ini melalui tender sehingga sudah melalui proses governance dan compliance atas dasar peraturan-peraturan yang berlaku.
Guna menghindari salah penafsiran dari masyarakat, di bawah ini disampaikan penjelasan sebagai berikut :
• Pekerjaan ini adalah “instalasi” koneksi Internet RT dan RW di Kota Surabaya, bukan “pengadaan modem”. Masa kontrak pekerjaan ini adalah enam bulan mulai 19 Juli 2011 sampai dengan 31 Desember 2011 dengan biaya Rp 110.000,- per-node (titik sambungan) per-bulan dengan nilai kontrak instalasi sebesar Rp 6,9 miliar. Masa pemasangan satu bulan yang berakhir pada 19 Agustus 2011 untuk 10.888 node.
• Mengingat adanya berbagai kendala di lapangan, khususnya di dalam pelaksanaan instalasi dan kesiapan RT dan RW untuk memanfaatkan jaringan Internet tersebut maka waktu yang disepakati sebelumnya, yaitu selama satu bulan dinilai tidak mencukupi. Pemkot Surabaya kemudian menyetujui perpanjangan waktu satu bulan sehingga batas waktu penyelesaian instalasi menjadi 19 September 2011.
• Hingga batas waktu 19 September 2011 tersebut, Internet yang berhasil diinstalasi sebanyak 6.009 node. Secara umum kendala instalasi koneksi Internet RT dan RW dimaksud sebagai berikut: Sudah menggunakan Speedy 5 %, Tidak bersedia 38 %, Rumah Kosong 20%, Belum memiliki komputer 12 %, Dialihkan 12 % dan lain-lain 13 %
• Total yang pembayaran oleh Pemkot Surabaya kepada Telkom hanyalah untuk koneksi internet terpasang saja, yakni 6.009 node atau sebesar Rp 2.4 miliar. Bukan Rp 6.9 miliar sebagaimana sebagaimana diberitakan oleh beberapa media.
Perlu disampaikan bahwa Telkom sangat mendukung terwujudnya Surabaya Cyber City dan program mencerdaskan masyarakat melalui pemberian akses informasi berbasis ICT kepada RT dan RW di Surabaya. Saat ini akses broadband di Indonesia masih sangat rendah, khusus di Surabaya berkisar 1,6% sedangkan target pemerintah secara Nasional pada 2014 adalah 30%. Telkom berkeyakinan kemudahan masyarakat mengakses internet akan meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program-program pembangunan di Surabaya. Dapat kami informasikan bahwa hubungan kemitraan antara Telkom dan Pemkot Surabaya berjalan dengan sangat baik, kami yakin Surabaya akan salah satu kota termaju di Indonesia.
Untuk Keterangan Lebih Lanjut, hubungi :
Agina Siti Fatimah Operation Vice President Public Relations PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Phone : 62-22-4527455 Fax : 62-22-4521411 e-mail : corporate_com@telkom.co.id website: www.telkom.co.id