Pojok Media

Bisnis TELKOM Akan Semakin Tumbuh

- Untuk antisipasi Lebaran, Telkom sediakan 2,3 juta nomor COMBO
- Trafik Lebaran juga diperkirakan melonjak pada layanan telepon rumah

Jakarta, 16 September 2008 – Vice President Public and Marketing Communication PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) menyampaikan optimismenya terhadap kinerja Telkom di masa-masa mendatang setelah melihat tren  pertumbuhan positif di sisi jumlah pelanggan, baik untuk layanan Flexi maupun Speedy serta segmen Enterprise.

Mengutip data terakhir, Eddy Kurnia mengatakan telah terjadi lonjakan yang sangat signifikan dalam hal pencapaian jumlah pelanggan ( subscriber ), baik untuk pelanggan Flexi maupun Speedy, sementara layanan seluler (Telkomsel) tetap tampil sebagai pemimpin pasar dengan jumlah pelanggan mencapai 58 juta. Pada posisi Agustus 2008, jumlah pelanggan Flexi sudah menembus angka 8,3 juta, padahal pada akhir 2007 lalu jumlah tersebut masih tercatat 6,3 juta SSF. Artinya, lanjut Eddy, dalam waktu hanya delapan bulan, jumlah pelanggan Flexi melonjak dua juta.

Selain promo yang gencar, faktor pemicu pertumbuhan jumlah pelanggan Flexi adalah pembangunan infrastruktur BTS ( Base Transceiver Station ) dan alat produksi lain yang mulai ekspansif. Kondisi ini, harap Eddy Kurnia, akan mengukuhkan posisi Telkom tetap sebagai pemimpin pasar ( market leader ) di segmen layanan fixed wireless access (FWA).

Lebih jauh dikatakan, Telkom juga memberikan perhatian yang semakin serius terhadap jangkauan layanan ( coverage ) Flexi dengan terus melakukan pendirian BTS di berbagai daerah. Kalau di tahun 2007, jumlah BTS Flexi baru mencapai 1.911 BTS, maka pada posisi Agustus 2008 jumlahnya meningkat hingga 2.682 BTS yang tersebar di lebih dari 265 kota di Indonesia.

Selain Flexi, layanan akses Internet kecepatan tinggi Speedy juga telah berhasil membukukan jumlah pelanggan lebih dari 520 ribu SSL (Satuan Sambungan Layanan). Prestasi Speedy, diakui Eddy Kurnia, juga tak lepas dari serangkaian upaya promosi dan peningkatan kualitas akses yang gencar dilakukan Telkom.

“Kami merasa optimis, dengan tren yang begitu positif pada berbagai indikator kinerja operasional, Telkom akan tumbuh lebih baik lagi di masa-masa mendatang,” ujarnya.

Antisipasi Lebaran

Sementara itu, menyambut datangnya Idul Fitri 1429 H, Telkom telah melakukan serangkaian langkah untuk mengantisipasi baik lonjakan trafik suara dan data/sms, maupun kebutuhan akan nomor FlexiCOMBO. Khusus untuk mengantisipasi kemungkinan melonjaknya pemakaian FlexiCOMBO menjelang, selama, dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1429 H, Telkom telah mempersiapkan tak kurang dari 2,3 juta nomor COMBO, yang terdiri dari 1,77 juta nomor eksisting dan 572 ribu nomor tambahan. ”Kami tidak mau mengambil resiko habisnya nomor, sebab hal itu bisa menjatuhkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan FlexiCOMBO yang selama ini terus meningkat dan telah menjadi salah satu daya tarik penting orang untuk berlangganan Flexi,” ujar Eddy Kurnia seraya menambahkan bahwa berdasarkan pengalaman Lebaran sebelumnya, kebutuhan nomor Combo melonjak pada H-7 dan H+7.

Telkom memperkirakan penggunaan layanan FlexiCOMBO yang saat ini sudah tergelar di lebih dari 265 kota di Indonesia, akan meningkat tajam di daerah-daerah tujuan mudik. Di Pulau Jawa, arus mudik biasanya bergerak ke segala arah baik di dalam Pulau Jawa maupun Luar Jawa. Arus mudik juga berpotensi terjadi dari ibukota-ibukota propinsi ke kota-kota yang lebih kecil. Selain itu, tradisi silaturahmi masyarakat kita yang sangat kuat di hari Lebaran, menurut Eddy Kurnia akan mendorong mobilitas orang-orang untuk saling berkunjung dari satu kota ke kota lain dalam waktu yang pendek. Itu artinya, kebutuhan akan nomor temporer COMBO akan melonjak.

Untuk layanan Speedy, persiapan Telkom diarahkan untuk dukungan operasional dan dukungan layanan, yaitu dengan membuka: Helpdesk 7x24 Jam (Call Center 147 dan Technical Support Broadband Operation Center), melaksanakan POSKO Siaga Idul Fitri dari 24 September 2008 (H-7) s/d 8 Oktober 2008 (H+7 ), dan mnyediakan fasilitas Hotspot dan Streaming Camera di lokasi Posko Mudik

Sedangkan untuk dukungan layanan, upaya yang dilakukan Telkom adalah meningkatkan kapasitas dan kehandalan jaringan, antara lain meliputi Upgrade link internet gateway 10 Gbps to 13 Gbps, upgrade link koneksi, upgrade kap Bandwidth Management, Upgrade Speed Access pelanggan menjadi 1 Mbps, dll.

Lonjakan Trafik PSTN

Tidak hanya untuk layanan Flexi dan Speedy, lonjakan trafik Lebaran juga diperkirakan akan berlangsung pada layanan telepon rumah (PSTN, Public Switch Telephone Network ). Menurut Eddy Kurnia, h ampir semua segmen pada event Lebaran, mengalami lonjakan trafik. Pada Segment Link Lokal dan SLJJ, terjadi peningkatan dominan sekitar H +/- 1 sekitar 25 %. Pada Segmen Seluler, lonjakan trafik diperkirakan terjadi pada H -7 dan H + 14.

Untuk hubungan SLI 007, diperkirakan terjadi lonjakan trafik masuk (Incoming) dari SGI Global pada H +/- 1 sekitar 50 %. Lonjakan trafik juga diperkirakan terjadi dari Sentral Gerbang Internasional (SGI) 007 ke arah MSC Telkomsel dan beberapa operator lain.

Menurut Eddy Kurnia, untuk event Lebaran tahun 2008 ini, telah diantisipasi redimensi ke semua segmen sesuai dengan data histori trafik tahun lalu. Untuk menghindari traffic overload , Telkom akan melakukan penambahan E1 dalam jumlah besar.

Peristiwa Lebaran bagi masyarakat Indonesia memiliki makna yang sangat istimewa. “Untuk itu kami akan berusaha memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat pengguna layanan Telkom,” ujar Eddy Kurnia.

Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :

Eddy Kurnia
Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-22-4527455
Fax. 62-22-4521411
Email : eddy_k@telkom.co.id
Website : www.telkom.co.id