Jakarta, 23 Februari 2010 - Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TELKOM) serta Direktur Utama dari 13 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya sepakat melakukan kerjasama dalam pengembangan Information and Communication Technology (ICT). Penandatanganan kontrak sinergi BUMN ini dilakukan oleh para Direktur Utama disaksikan Menteri Negara (Meneg) BUMN, Mustafa Abubakar, di Gedung Kementrian BUMN, Jakarta, Rabu (23/02).
Menurut Meneg BUMN, Mustafa Abubakar, dengan dilaksanakannya sinergi BUMN ini akan diperoleh peningkatan dalam hal efisiensi pengelolaan bisnis dan operasional BUMN, peningkatan daya saing BUMN dalam menghadapi iklim persaingan yang semakin ketat serta peningkatan kontribusi pendapatan BUMN untuk negara Indonesia. “Hal ini merupakan sebagai bentuk dari tuntutan kompetisi bisnis yang terus berkembang, oleh sebab itu sinergi ini menjadi bekal kita dalam meningkatkan competitiveness,” jelas Mustafa.
Lebih lanjut Mustafa menjelaskan bahwa sinergi BUMN ini merupakan bentuk dari 'simbiosis mutualisme' mengingat kedua pihak memperoleh benefit yang berujung pada peningkatan kualitas dan kepuasan pelanggan. Mustafa Abubakar menekankan bahwa kerjasama antara BUMN ini akan terus dikembangkan, terlebih dengan adanya Peraturan Menteri Negara BUMN No.5 tahun 2008 tentang pengadaan barang dan jasa di lingkungan BUMN.
Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah dalam press conference menyampaikan bahwa kontrak kerjasama ini sangat penting terkait dengan sinergi antar BUMN sekaligus merupakan kepercayaan kalangan dunia usaha terhadap kehandalan layanan TELKOM. ”Diharapkan melalui kontrak sinergi BUMN yang ditandatangani hari ini tentunya akan membuka jalan bagi kerjasama lain di antara ke 14 perusahaan ini,” ungkap Rinaldi.