
| 29 Agustus 2008 | Home | Cari | Kontak Kami | English Version |

| 29 Agustus 2008 | Home | Cari | Kontak Kami | English Version |
Seminar Konvergensi Telekomunikasi Berbasis IP di Depkominfo |
Jakarta, 27 Maret 2008 - Depkominfo mengadakan seminar sehari bertema “Konvergensi Berbasis Protokol Internet: Masa Depan Telekomunikasi ” pada tanggal 26 Maret 2008. Seminar yang bertempat di Kantor Pusat Depkominfo, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta ini, dibuka oleh Menkominfo, Muhammad Nuh dan Dirjen Postel, Basuki Yusuf Iskandar. Salah satu pembicaranya adalah Direktur Konsumer TELKOM, I Nyoman G Wiryanata.
Di sela-sela sambutannya, Menkominfo menyinggung tentang perkembangan terakhir rencana pemblokiran situs pornografi di Indonesia. Tidak hanya itu, berbagai jenis situs yang dianggap memiliki nilai negatif, seperti anarki dan SARA juga akan dihapus. Menurut beliau, akan sangat tidak masuk akal apabila kita ingin memajukan sebuah bangsa namun situs-situs semacam itu masih menjamur.
Sementara itu, salah satu hal yang coba dijelaskan oleh Dirjen Postel adalah beberapa kebijakan regulasi yang saat ini tengah dilakukan, yaitu pembangunan kesadaran tentang konvergensi telekomunikasi, upaya kolaborasi antar stakeholder, penyesuaian perizinan industri telekomunikasi, penjagaan kompetensi, penanaman strategi dan pemilihan waktu yang tepat untuk migrasi menuju Next Generation Network (NGN).
Kemudian, selaku pembicara, Nyoman menjelaskan tentang bagaimana TELKOM siap menyikapi masalah tren global yang saat ini terus berkembang. Salah satu diantaranya dengan INSYNC 2014. Menurutnya, pada tahun 2012 nanti akan terjadi konvergensi bukan hanya di terminal saja, tetapi cakupannya akan lebih luas. Nyoman juga menambahkan 4 faktor penting yang menentukan suksesnya NGN yaitu produk dan pelayanan, infratruktur, pengadaan CPE, dan kompetensi.
Selanjutnya Nyoman mengatakan bahwa meskipun tren layanan suara masih mendominasi pendapatan operator, grafik dari layanan data telekomunikasi juga terus mengalami peningkatan yang signifikan. Maka hal inilah yang menjadikan layanan berbasis internet protocol begitu penting terutama untuk mengemat biaya telekomunikasi.