
| 16 Oktober 2008 | Home | Cari | Kontak Kami | English Version |

| 16 Oktober 2008 | Home | Cari | Kontak Kami | English Version |
Pemerintah Berikan Apresiasi terhadap Kepedulian Sosial Telkom di Bidang Pendidikan |
Jakarta, 25 Juni 2008 , Menteri Pendidikan Nasional Prof Dr Bambang Sudibyo menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kiprah Telkom dalam ikut memajukan pendidikan di Indonesia. Hal itu disampaikannya pada saat meresmikan Program COOP (Cooperative Academic Education Program) Telkom 2008 yang berlangsung di Jakarta (25/6).
COOP sendiri merupakan program Belajar Bekerja Terpadu yang dikembangkan untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan dunia kerja (praktik). Menurut Direktur Human Capital and General Affair PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) Faisal Syam, program COOP merupakan strategi pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia yang mengintegrasikan mahasiswa dengan berbagai latar belakang ilmu dari bangku kuliah dengan pengalaman kerja yang produktif ( work-based learning atau work-integrated learning ). ?Program ini benar-benar sejalan dengan kebijaksanaan Mendiknas tentang ?Link and Match? Perguruan Tinggi dan Dunia Industri,? ujarnya.
Program COOP 2008 merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkom dalam ikut berperan aktif mengembangkan kualitas pendidikan nasional. Menurut rencana, program COOP akan berlangsung selama tiga bulan, dimulai 23 Juni dan berakhir 22 September 2008. Pada saat menjalani program tersebut mahasiswa peserta akan diperlakukan sebagai karyawan ( temporary employee ).
Menurut Faisal Syam, banyak manfaat yang dapat dipetik dari pelaksanaan program COOP. Bagi perusahaan (Telkom) akan membantu dalam melakukan identifikasi dini ( early identification ) untuk program rektrutasi; memudahkan perencanaan ekspansi SDM, dan sebagai wujud membangun kemitraan. Bagi Perguruan Tinggi, program COOP dapat dijadikan rujukan bagi penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja (industri); meningkatkan kemampuan staf pengajar; serta mengembangkan kemitraan. Sementara bagi para mahasiswa sendiri, program COOP membantu meningkatkan hard skill dan soft skill ; membuka kesempatan untuk melihat relevansi antara kuliah dan dunia kerja; mendapatkan kompensasi dari perusahaan; serta memberi kesempatan kerja.
Peserta COOP direkrut dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta yang sudah memeliki kerjasama dengan Telkom. Pelaksanaan Rekrut diselenggarakan di PTN/PTS, dalam hal ini Telkom bekerja sama dengan Dewan Pengembangan Program Kemitraan (DPPK) yang merupakan badan di bawah koordinasi Depdiknas yang bertugas sebagai pengelola COOP di Indonesia.
Data menunjukkan, sejak 1998 hingga 2007 Telkom sudah melakukan MoU dengan berbagai Perguruan Tinggi, dan menerima setidaknya 1.372 peserta COOP. Jumlah ini kurang lebih 34% dari jumlah mahasiswa yang melamar.
Jumlah rata-rata mahasiswa yang melakukan COOP di Telkom setiap tahunnya mencapai 130 orang dengan pelamar yang mengikuti seleksi rata-rata 500 orang/tahun. Kalau pada tahun 1998 jumlah PT yang bekerjasama melalui MoU dengan Telkom baru tercatat 18, maka saat ini jumlahnya sudah mencapai 32 Perguruan Tinggi dengan cakupan hampir seluruh ibukota propinsi (dari Universitas Syiah Kuala Aceh s/d Universitas Cendrawasih Papua).
Peserta COOP dietampatkan di seluruh unit bisnis/operasi di seluruh Indonesia dan beberapa anak perusahaan, dengan melaksanakan tugas rutin, operasional, proyek serta terlibat dalam pemecahan masalah operasional ( trouble shooter ). Bahkan, menurut Faisal Syam, ada beberapa dari peserta COOP yang melakukan inovasi bagi Telkom, di antaranya bertajuk: Career Planning Work Book , Deteksi Gangguan Kabel, Visualiasasi data Spasial Sentral untuk Mendukung Layanan Speedy, Sistem informasi Security and Safety, Sistem Infromasi Human Resource Care Center (HRCC) dan rekayasa TEOS 2006.
Pada Program COOP 2008 yang telah dikembangkan menjadi Program COOP Telkom Group, papar Faisal Syam, jurusan pendidikan atau kompetensi peserta yang akan direkrut sudah diselaraskan dengan Program Rekrut Karyawan, sedangkan proses seleksinya diarahkan selaras dengan seleksi rekrut (seleksi pengetahuan tentang Bisnis Telekomunikasi, Test Bahasa Inggris dan Interview).
Seleksi penerimaan program COOP 2008 berdasarkan jurusan/kompetensi mengacu pada persentase:
JURUSAN %
_____________________________________________________
Teknik Industri atau Bisnis Manajemen 17
Teknik Elektro (Arus lemah, Teknik Telekomunikasi) 18
MIPA (Jurusan Fisika dan Statistika) 1
Teknik Informatika/ Ilmu Komputer 22
Akuntansi 8
Manajemen (Marketing, HRD) 25
Hukum (Pidana, Perdata dan International) 5
Ilmu Komunikasi 2
Psikologi 2
Terhadap peserta COOP, Telkom Group tidak semata-mata melakukan penilaian berdasarkan performansi kerja, tetapi juga melakukan penilaian bakat. Lulusan program COOP yang berprestasi, demikian Faisal Syam, rencananya akan diikutkan dalam program rekrut untuk karyawan.
Rata2-rata setiap tahunnya eks mahasiswa COOP yang direkrut menjadi pegawai Telkom mencapai 8% s/d 9%, beberapa di antara mereka ada yang sudah menduduki posisi sebagai Manager.
Pada pelaksanaan Program COOP tahun 2008, tercatat ada sebanyak 32 Perguruan Tinggi yang sudah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Telkom Group. Sedangkan jumlah mahasiswa yang melamar untuk ikut dalam program tersebut totalnya mencapai 567 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, jumlah mahasiswa yang diterima 161 orang, dengan rincian: Telkom (138 mahasiswa), Telkomsel (15), Infomedia (8).
Telkom, bersama-sama Microsoft (AS), SAAB (Finlandia), dan Bosch (Jerman), pernah meraih penghargaan tingkat dunia dari World Association Cooperative Education (WACE) ? sebuah lembaga COOP dunia yang berkedudukan di Boston Amerika ? terkait dengan prestasinya di bidang pengelolaan COOP.
Dalam waktu dekat, melalui program Community Development Center, Telkom akan mengembangkan Program COOP untuk segmen mitra UKM. Sasarannya, selain untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UKM, juga sekaligus untuk memacu mahasiswa peserta COOP menjadi enterpreneur .
Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :
Eddy Kurnia
Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-22-4527455
Fax. 62-22-4521411
Email : eddy_k@telkom.co.id
Website : www.telkom.co.id